BIG dan ITENAS Rilis Atlas Jalur Mudik 2018

0
133

Telegraf, Bogor – Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi geospasial yang akurat dan implementasi kebijakan satu peta, Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas bekerjasama dengan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) merilis Atlas jalur mudik 2018.

Atlas yang dirilis adalah jalur mudik Jawa dan Bali, serta Jalur mudik Sumatra Kalimantan dan Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, sebanyak 16.500 eksemplar, dimana Atlas ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan mudik lebaran nanti.

“Atlas jalur mudik 2018 ini berbasis kepada informasi geospasial yang akurat, terbaru dan informasinya dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang dimaksud adalah informasi yang terkait dengan posisi dan lokasi geografis dari sebuah objek,” ungkap Kepala BIG Hasanuddin Z. Abidin, usai merilis Atlas jalur mudik 2018, di kantornya, Bogor.

Hasanuddin menjelaskan Atlas Jalur Mudik 2018 ini tersedia dalam 2 fersi yaitu online yang dapat diakses melalui tanahair.indonesia.big.go.id dan versi cetak dalam format pdf di unduh di laman www.big.go.id, dan bisa di cetak mandiri.

Atlas tersebut tidak hanya memberikan jalur alternatif utama tetapi juga memberitahukan jalur jalur alternatif dimana untuk menghindari kemacetan yang terjadi di jalur utama jalur mudik. Untuk jalur alternatif Hasanudin menjelaskan, juga akan ada informasi informasi mengenai Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Serta tempat tempat istirahat dan makan, bukan itu saja, Tempat Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), dan Rumah Sakit.

“Untuk Atlas tahun ini lebih lengkap lebih akurat lebih detail, kalau mudik pengalaman saya kita ingin nyari jalur alternatif yang kosong, di Atlas mudik 2018 ini, jalur alternatifnya di buat lebih banyak,” kata Hasanuddin Rabu, (30/5/18).

Di temui di tempat yang sama Nurwadjedi Deputi Informasi Geopasial Tematik BIG, menjelaskan Atlas jalur mudik 2018 berbeda dengan Atlas tahun tahun lalu, karena Atlas kali ini menonjolkan Informasi Jalur mudik yang detail dan lengkap serjata banyak alternatif.

“Keunggulan didalan Atlas yang di rilis kali ini adalah menonjolkan informasi informasi jalur mudik alternatif, untuk wilayah Jawa, Bali, Sumatra Kalimantan dan Sulawesi, dan lebih unik lagi tampilan Atlasnya berupa rupa bumi, yaitu terkait dengan wilayah wilayah misalnya pegunungan,” tutur Nurwadjedi

Selain pegunungan dalam Atlas tersebut juga di lengkapi dengan keterangan Objek wisata di seluruh jalur mudik, informasi tarif tol Jakarta hingga Surabaya, serta tarif tol fungsional.

Untuk keperluan distribusi, Atlas Jalur Mudik 2018 akan disebarluaskan kepada masyarakat pada H-10 sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. (Red)


Photo Credit : Kepala BIG Hasanuddin Z Abidin dan Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sadjono, saat merilis Atlas Jalur Mudik 2018. TELEGRAF/Ati Kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here