Handiyana 'Orang Gila' Yang Ingin Memajukan PERSIKAD 1999


Multi News Magazine (26/12/2019) Berawal dari kegilaannya akan dunia sepak bola dan niatan tulus ingin memajukan PERSIKAD, seorang Handiyana akhirnya mengiyakan ajakan Yogi dan Cahyo untuk membuat PERSIKAD 1999. Dan ditambah rasa penasaran akan statemen dari pimpinan Kota Depok kepada Yogi pada waktu itu yang mengatakan bahwa, “PERSIKAD ini tidak akan bisa maju, Hanya Orang Gila yang bisa memajukan PERSIKAD” hal itu membuat dirinya ingin membuktikan bahwa dirinya memang ‘orang gila’ yang mempunyai niatan tulus ingin memajukan PERSIKAD yang  menjadi kebanggaan masyarakat Kota Depok.
Dengan mengusung konsep ‘Manajemen Baru, Harapan Baru di Tahun Baru 2020,’ Handiyana sebagai owner sekaligus CEO PERSIKAD 1999 menjalankan roda manajemen PERSIKAD 1999 dengan tangan besi dan hanya merekrut orang-orang yang punya niatan untuk merintis dan berjuang untuk PERSIKAD 1999, bukan untuk orang-orang yang ingin mencari uang di PERSIKAD 1999. “Yuk yang mau merintis mari bergabung di PERSIKAD 1999, tapi kalo ada yang mau cari uang di PERSIKAD 1999, silahkan anda keluar dari sekarang dari PERSIKAD,” ujarnya.
PERSIKAD 1999 merupakan PERSIKAD yang baru dengan lambang serigala yang tidak ada hubungannya dengan PERSIKAD yang lama. Dan PERSIKAD 1999 lahir dari dukungan para suporter. Saat ini klub PERSIKAD 1999 di PSSI bernilai 4,5 Milyar dan Selama ini hanya Handiyana yang menjadi sponsor tunggal PERSIKAD 1999.
Beberapa program kerja unggulan yang akan dilaksanakan pihak management PERSIKAD 1999 pada tahun 2020 adalah PERSIKAD GO TO SCHOOL pada bulan Januari 2020 guna mencari bibit-bibit baru dan program ‘suporter untuk suporter’ artinya para suporter  membuat produk merchandise PERSIKAD dan suporter pula yang menjual produk merchandise tersebut. Pihak management PERIKAD 1999 dengan terlebih dahulu mendaftarkan lambang serigala PERSIKAD 1999 ke HAKI. Dan pihak management PERSIKAD 1999 Pada bulan Februari 2020 akan membuat PERSIKAD CORNER yang khusus menjual produk-produk merchandise PERSIKAD 1999 di GDC.
Handiyana hanya punya semangat untuk memajukan sepak bola Kota Depok, dan dirinya yakin dengan sikap otoriter yang diterapkannya dapat memajukan PEERSIKAD 1999. Dan kelak ketika PERSIKAD 1999 sudah maju, sudah bagus manajemennya dan sudah bisa mandiri, dirinya akan segera mundur dan hanya mengawasi sebagai owner PERSIKAD 1999. Karena dirinya tidak akan selamanya di PERSIKAD 1999, tugas dirinya hanya akan mengantarkan PERSIKAD 1999 maju dan mandiri. (Erna Multiningsih)
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *