Wali Kota Depok Minta KBM SDN Pondok Cina 1 Tak Diganggu oleh Unsur Selain Tenaga Pendidik

 

Multinewsmagazine.com (16/12/2022) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mempersilakan para siswa SDN Pondok Cina 1 untuk kembali belajar seperti biasa dengan didampingi guru. Bahkan, pihaknya juga akan memfasilitasi siswa dengan keberadaan kepala sekolah dan pengawas.

“Mereka (siswa) yang masih belajar di SDN Pondok Cina 1 akan didampingi oleh guru-gurunya, dengan kepala sekolahnya, pengawasnya, komplit semuanya akan difasilitasi,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat Dialog Interaktif RRI Jakarta Pro1 91.2 FM, Kamis (15/12/22).

Oleh karena itu, dirinya meminta agar semua pihak yang tidak berkepentingan untuk segera keluar dari SDN Pondok Cina 1. Sebab, dapat mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Kami mohon KBM tidak diganggu oleh unsur-unsur selain tenaga pendidik dan kependidikan, karena guru juga tidak nyaman dong ada orang-orang di luar yang tidak punya urusan soal pendidikan dan KBM di SDN Pondok Cina 1,” jelas Kyai Idris sarapannya.

Selain itu, lanjut Kyai Idris, bagi siswa SDN Pondok Cina 1 yang sudah mengikuti KBM di SDN Pondok Cina 5 dan SDN Pondok Cina 3 tetap dapat melanjutkan pembelajaran di sana dengan tenang dan nyaman.

“Tetapi kalau mereka tidak nyaman mau balik lagi ya silakan ke SDN Pondok Cina 1, kami akan fasilitasi sampai pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) baru di SDN Pondok Cina 5 terealisasi,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, RKB akan dibangun oleh Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR dengan anggaran yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memutuskan untuk menunda relokasi SDN Pondok Cina 1 di Jalan Margonda sesuai dengan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama pemerintah pusat.

Pemkot Depok mendengarkan aspirasi dari masyarakat setempat untuk menunda relokasi SDN Pondok Cina 1 dan pembangunan masjid di lokasi sekolah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *