PKS Temukan Tindakan Penggelembungan Suara di Kota Depok-Bekasi, ‘Jangan Curi Suara Rakyat’

Multinewsmagazine.com – Saat melakukan aksi demo di depan kantor KPUD Kota Depok tadi pagi, PKS melalui siaran persnya menyatakan bahwa adanya upaya penggelembungan suara untuk kursi DPR RI di dapil Jawa Barat VI, yakni Kota Depok dan Kota Bekasi.

“Kami dari PKS memberi peringatan kepada pihak penyelenggara Pemilu 2024 ini untuk bersikap amanah dan tidak mencuri suara rakyat,” kata Ahmad Mabruri selaku Jubir PKS.

Ahmad Mabruri juga memaparkan beberapa contoh kasus penggelembungan suara di beberapa Kecamatan di Kota Depok, seperti Kecamatan Sukmajaya dan Sawangan berdasarkan temuan dari para saksi PPK PKS yang bertugas.

“Pertama, Kecamatan Sukmajaya yang berdasarkan laporan dari DPC PKS Sukmajaya dan saksi-saksi PPK PKS yang bertugas pada 4 Maret 2024, mereka menemukan adanya ketidaksesuaian perolehan suara untuk DPR RI khususnya dari Partai Nasdem yang jumlahnya meningkat  dari 7.250 menjadi 9.750 suara atau terjadi penambahan  suara sebanyak 2.506 suara,” ujar Ahmad Mabruri dalam isi surat Siaran Pers PKS.

Ahmad Mabruri melanjutkan,”Atas temuan tersebut, saksi PPK PKS memjnta agar dilakukan proses penghitungan suara ulang dengan mengacu pada dokumen/file C-Hasil. Dan setelah dilakukan pengecekan ulang, akhirnya perolehan suara kembali sesuai dengan penghitungan semula,”ucapnya.

Selanjutnya Ahmad Mabruri juga menyampaikan perihal kasus di Kecamatan Sawangan.

“Kedua, di Kecamatan Sawangan berdasarkan laporan dari Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono, adanya penggelembungan suara Nasdem untuk DPR RI di Kelurahan Kedaung 153, Kelurahan Sawangan Baru 177, dan Kelurahan Pengasinan 250 suara yang diambil dari suara tidak sah,” ungkap Ahmad Mabruri.

Untuk wilayah Bekasi terdapat di Pondok Gede dan Kecamatan Bekasi Barat.

PKS mendesak kepada pihak penyelenggara Pemilu (KPU-KPUD, Bawaslu, dan PPK) untuk bersikap jurdil, dan tidak mencurangi penghitungan suara. Kami akan bersikap tegas dan akan memproses secara hukum sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku jika kecurangan masiih berlanjut dan tidak ada perbaikan. Seluruh simpatisan, kader, dan saksu PKS akan bekerja keras mengawal suara rakyat, dan PKS jga mengajak selurih warga masyarakat untuk selalu mengawasi setiap proses penghitungan suara agar pemilu bersih, jujur dan adil,” pungkas Ahmad Mabruri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *