Site icon MultiNewsMagazine.com

FKM UI KENALKAN “PUZZLE GIZI CERDAS” SEBAGAI INOVASI EDUKASI CEGAH TENGKES

FKM UI KENALKAN “PUZZLE GIZI CERDAS” SEBAGAI INOVASI EDUKASI CEGAH TENGKES

Multinewsmagazine.com – . Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menghadirkan inovasi edukasi sederhana namun efektif untuk mendukung upaya percepatan penurunan tengkes pada anak (stunting) melalui media pembelajaran “Puzzle Gizi Cerdas: Cegah Stunting dengan Gizi Seimbang”.

Inovasi itu dikenalkan oleh tim FKM UI dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Lio, Kota Depok, Jawa Barat, dengan memperkuat kapasitas kader pos pelayanan terpadu (posyandu) untuk menyampaikan pesan gizi secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh ibu dengan anak bawah lima tahun (balita).

Inovasi itu sejalan dengan komitmen FKM UI, sebagai bagian dari UI Unggul dan Impactful, yang terus menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

Puzzle Gizi Cerdas terdiri atas 16 potongan permainan puzzle bergambar Isi Piringku yang dilengkapi pertanyaan edukatif di bagian belakang, mulai dari “Apa isi piringku untuk balita?” hingga “Bagaimana pemberian makan responsif itu?”.

Media itu dirancang untuk membantu kader dalam menyampaikan informasi gizi melalui cara bermain sambil belajar, sehingga pesan penting tentang pola makan seimbang dapat diterima dengan lebih baik oleh ibu dengan anak balita.

Kegiatan itu dipimpin oleh dosen di Departemen Gizi FKM UI, Triyanti, S.K.M., M.Sc., dengan diawali training of trainers (ToT) untuk 20 kader dari lima rukun warga (RW) di Kampung Lio, yang diselenggarakan di Puskesmas Pancoran Mas.

Pembukaan dilakukan oleh Kepala Puskesmas Pancoran Mas, dr. Euis Siti Nuryani, yang menekankan pentingnya metode edukasi sederhana, mudah diingat, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari supaya ibu dengan anak balita dapat lebih cepat memahami pesan gizi.

Dalam sesi ToT tersebut, Triyanti bersama Nurul Dina Rahmawati, S.Gz., M.Sc., tidak hanya mengajarkan teori mengenai stunting dan gizi seimbang, tetapi juga mengenalkan cara penggunaan Puzzle Gizi Cerdas serta teknik komunikasi secara efektif. Pendekatan itu bertujuan agar kader dapat menyampaikan edukasi dengan lebih ramah, tidak menggurui, dan mampu mendorong perubahan perilaku positif pada ibu dengan anak balita.

Selanjutnya, dilakukan pendampingan di lapangan pada lima posyandu selama empat hari pada 11-14 November 2025. Tim pengabdi yang turut didampingi oleh Guru Besar FKM UI Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H. dan Ketua Departemen Gizi dr. Fathimah S. Sigit, M.Res., Ph.D. mendukung langsung kader posyandu dalam mempraktikkan metode puzzle. Sebanyak 40 ibu dengan anak balita menjadi penerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

Dalam setiap sesi, kader mengajak ibu balita menyusun puzzle hingga gambar “Isi Piringku Seimbang: Anak Sehat & Cerdas” terbentuk. Setelah itu, ibu diminta mengambil satu potongan puzzle dan menjawab pertanyaan di baliknya.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat relevan dengan pencegahan stunting, seperti pemantauan tumbuh kembang, sumber protein hewani, hingga dampak konsumsi gula berlebih. Metode permainan itu membuat suasana edukasi menjadi lebih interaktif, di mana ibu-ibu menjadi lebih aktif bertanya dan lebih mudah mengingat informasi yang disampaikan. Para kader juga menyampaikan bahwa metode puzzle meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam memberikan edukasi.

Selain media puzzle, kader juga menerima Modul Gizi dan Panduan Penggunaan Puzzle agar kegiatan edukasi dapat terus berlanjut secara mandiri. Kehadiran dosen dan guru besar FKM UI dalam pendampingan tersebut menjadi wujud nyata komitmen dalam memperkuat kapasitas kader posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

“Kami ingin kader tidak hanya memahami konsep stunting, tetapi juga mampu menjelaskan kepada ibu dengan anak balita dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima. Puzzle ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif,” ujar Triyanti.

Inovasi Puzzle Gizi Cerdas menunjukkan kontribusi nyata FKM UI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat peran UI sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan solusi unggul, berdampak, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan pendekatan edukatif yang sederhana dan efektif, diharapkan masyarakat dapat semakin mudah memahami pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting, sehingga upaya peningkatan kesehatan anak Indonesia dapat berjalan lebih optimal.

 

Exit mobile version