Site icon MultiNewsMagazine.com

DAMPAK DIGITALISASI TERHADAP PROSES INTERNASIONALISASI

DAMPAK DIGITALISASI TERHADAP PROSES INTERNASIONALISASI

Multinewsmagazine.com – Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menggelar sidang terbuka promosi doktor  mahasiswa bernama Dilan Sawalius Batuparan di Auditorium Departemen Manajemen, Jumat (9/1), dengan disertasinya berjudul “The Impact of Digitalization on Internationalization Process”.

Dalam disertasinya, Dilan Sawalius Batuparan menelaah tentang internasionalisasi, khususnya dalam kerangka teori Proses Internasionalisasi (Uppsala Model), yang masih relatif terbatas, terlebih dalam konteks Indonesia. Penelitian Dilan itu juga mengkaji interaksi dinamis antara digitalisasi, inovasi model bisnis, orientasi kewirausahaan internasional, dan proses internasionalisasi, serta pengaruhnya terhadap kinerja internasional.

Dengan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), Dilan melalukan kuesioner terhadap 354 responden selaku individu kunci pada usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia yang aktif berbisnis di pasar internasional.

“UKM Indonesia yang aktif di pasar internasional, digitalisasi, dan orientasi kewirausahaan internasional memiliki pengaruh kuat terhadap proses internasionalisasi, yang selanjutnya mempengaruhi kinerja internasional,” jelas Dilan.

Lebih lanjut, tingkat digitalisasi di kalangan UKM Indonesia, lanjut Dilan, masih berada pada tahap awal. Dengan demikian, hal itu belum mampu memengaruhi inovasi model bisnis maupun orientasi kewirausahaan internasional.

Orientasi kewirausahaan merupakan komponen utama dalam memperkuat proses internasionalisasi, sementara digitalisasi berperan sebagai pemampu dalam proses tersebut. Kombinasi keduanya mendorong peningkatan kinerja internasional UKM Indonesia berbisnis di pasar global.

Sidang promosi doktor itu diketuai oleh Prof. Dr. Irwan Adi Ekaputra, dengan pembimbing Prof. Sari Wahyuni, Ph.D. (Promotor), Dr. Lily Sudhartio (Ko-Promotor). Tim penguji  sidang itu diketuai oleh Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. dan diikuti anggota penguji yakni Prof. Dr. T. Ezni Balqiah, Prof. Budi W. Soetjipto, D.B.A., Dr. Manerep Pasaribu, dan Dr. Yasmine Nasution.

Dilan Sawalius Batuparan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan meraih gelar doctor ke-355 pada Program Pascasarjana Ilmu Manajemen.

 

Exit mobile version