Site icon MultiNewsMagazine.com

Sekwan DPRD Kota Depok Klarifikasi Tidak Ada Maksud Mengusir dan Bantah Tidak Ada Kalimat Penertiban Wartawan

Sekwan DPRD Kota Depok Klarifikasi Tidak Ada Maksud Mengusir dan Bantah Tidak Ada Kalimat Penertiban Wartawan

Multinewsmagazine.com – Kania Parwati selaku Sekwan DPRD Kota Depok akhirnya memberikan klarifikasi atas pemberitaan dugaan aksi pengusiran oleh oknum staf Sekwan berinisial DW dan membantah memberikan statemen terkait ‘Penertiban Wartawan’ yang menjadi judul di salah satu media.

“Waduh betul mbak saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu (Penertiban Wartawan),” ujar Kania kepada awak media multinewsmagazine.com, Sabtu malam (14/2/2026).

Dan melalui pesan WhatsApp, Kania Parwati selaku Sekwan DPRD Kota Depok memberikan klarifikasinya.

“Menyikapi sejumlah pemberitaan di media online yang menyebut adanya dugaan pengusiran terhadap wartawan, bersama ini kami menyampaikan klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga hubungan baik dengan insan pers. Kami telah melakukan konfirmasi secara langsung kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan, yakni DW. Dari hasil klarifikasi tersebut, tidak  bermaksud mengusir wartawan,” katanya.

Lanjutnya, “Namun demikian, kami memahami bahwa telah terjadi kesalahpahaman dalam interaksi di lapangan. DW juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada dua wartawati yang merasa tidak nyaman dalam peristiwa tersebut.”

Dan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini juga menyampaikan permohonan maafnya atas nama pribadi maupun lembaga.

“Secara pribadi maupun atas nama lembaga, kami turut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hal-hal yang kurang berkenan. Kejadian ini menjadi perhatian dan bahan koreksi dan evaluasi agar kedepan pelayanan dan komunikasi kepada rekan-rekan media dapat berjalan lebih baik,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Kania.menegaskan komitmennya untuk menjadikan peristiwa ini sebagai perhatian serius untuk perbaikan kedepan dan berharap kemitraan dengan seluruh insan pers dapat terus terjaga.

“Kami menegaskan bahwa setiap kekeliruan yang terjadi di lingkungan kerja menjadi tanggung jawab kami bersama. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya dan berkomitmen menjadikan peristiwa ini sebagai perhatian serius untuk perbaikan ke depan. Kami tetap membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan seluruh insan pers serta berharap kemitraan yang telah terjalin baik selama ini dapat terus terjaga dalam semangat saling menghormati dan profesionalisme,” tutupnya.

 

Exit mobile version