
Namun sangat miris, dinilai banyak pihak Kadin Kota Depok masih belum berhasil menjalankan fungsi selama ini. Polemik yang terjadi saat ini diharapkan banyak pihak menjadi ‘titik balik’ kebangkitan Kadin Kota Depok.
Dalam acara Silaturahmi ASJAKOTER’s Depok (Asosiasi Jasa Konstruksi Ter-Akreditasi Depok) yaitu Gapensi, Gapeksindo, Gapeknas, Aspekindo, Aspeknas dan Askonas belum lama ini, Indra JP Napitupulu mengatakan bahwa Asjakoter’s Kota Depok Sangat Mengapresiasi dan Mendukung Langkah Bp H. Miftah Sunandar S.Sos, SH, MM.
“Menanggapi Polemik Kadin Kota Depok yang terjadi saat ini, .Asjakoter’s Kota Depok selaku Anggota Luar Biasa [ ALB ] Kadin Depok sangat Mengapresiasi dan Mendukung Langkah Bapak Haji Miftah Sunandar S.Sos, SH, MM dalam Peninjauan Ulang SK PLT/PJS Kadin Kota Depok,” katanya kepada awak media Multinewsmagazine.com, Jumat (27/2/2026).
Indra juga menjelaskan bahwa banyak Aturan main organisasi Kadin Depok yang dilanggar oleh Drs Edmond Johan dalam menjalankan Organisasi (Kadin Kota Depok) selama menjabat sebagai PLT Ketua Kadin Depok dan dinilai sudah kebablasan.
“Kami berharap Bapak Haji Miftah Sunandar mengawal organisasi ini kembali ke Jalur yang BENAR dan BAIK (sesuai aturan Organisasi AD/ART), serta melibatkan semua Anggota Luar Biasa / KTA ALB Kadin Kota Depok yaitu (Asosiasi Jasa Konstruksi) dalam Acara Mukota Kadin Depok yang mana Tahun 2026 harus dilakukan pergantian Pengurus agar nantinya Kadin Kota Depok bisa menjadi ‘Tangan Kanan’ Walikota Depok dalam mendukung program-program beliau,” jelas Indra.
Lebih lanjut Ketua Gapeksindo Kota Depok ini juga mengatakan keprihatinannya atas polemik yang terjadi di tubuh internal Kadin Depok.
“Secara pribadi jelas saya sangat prihatin melihat kondisi Kadin Kota Depok saat ini, selaku Wadah Pengusaha-pengusaha di Kota Depok selalu seperti ini, yang mana fungsi dan tugas kadin jadi tidak dapat maksimal dalam membina serta mendukung pengusaha untuk maju dan berkembang. Kadin Kota Depok bisa dikatakan ‘Mati Suri’ selama 20 tahun,” ujar Indra dengan penuh prihatin.
“Solusi yang coba kami simpulkan dalam rapat Asjakoter’s Kota Depok adalah KADIN KOTA DEPOK Harus kembali menjalankan Fungsinya sesuai dengan AMANAT Dari AD dan ART Organisasi agar Pengusaha selaku anggotanya dapat merasakan manfaat ikut organisasi tersebut,” tegas Indra.
“Himbauan untuk Bapak Walikota Depok agar lebih memilih dan meneliti organisasi-organisasi yang meminta beliau untuk Audiensi dan Tukar Saran Pendapat, karena saya selaku Ketua Asosiasi Gapeksindo Kota Depok sudah memasukkan 3 kali surat kepada Walikota dan Wakil Walikota untuk Audiensi tidak direspon, padahal legalitas organisasi kami sangat jelas dan Valid,” ujar Indra.
Terkait adanya isu bahwa Edmon Johan adalah ‘Orang Titipan’ salah satu Pimpinan Tertinggi Kota Depok, Indra menanggapi dengan santai.
“Seharusnya jangan pakai cara Instant dong, kan jabatan Wakil Walikota 5 tahun, ikuti mekanisme organisasi. Kalau mau jadi ketua.. ya daftar aja nanti pas Mukota Kadin Depok. Kalau ‘Terpilih’ dia jadi Ketua ya kita dukung 100 %. itulah cara organisasi berjalan dengan baik dan benar,” tutup Indra JP Napitupulu.
