Site icon MultiNewsMagazine.com

MERAWAT DIRI, MENJAGA NALAR: FISIP UI RAYAKAN 58 TAHUN PERJALANAN

MERAWAT DIRI, MENJAGA NALAR: FISIP UI RAYAKAN 58 TAHUN PERJALANAN

Multinewsmagazine.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) dalam perayaan Dies Natalis ke-58. Momen ini tidak hanya menjadi penanda perjalanan panjang FISIP UI, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan, berbagi gagasan, dan menumbuhkan semangat baru bagi sivitas akademika.

Puncak perayaan Dies Natalis FISIP UI diadakan di Auditorium Juwono Sudarsono, pada Kamis (2/4). Dalam suasana yang penuh antusiasme, Ade Rai—alumni Ilmu Hubungan Internasional FISIP UI angkatan 1990—hadir memberikan orasi ilmiah bertema “Membangun Indonesia yang Sehat dan Kuat”. Ia mengulas pentingnya membangun kesehatan secara menyeluruh—mulai dari fisik, mental, hingga pola pikir dan karakter—sebagai fondasi utama dalam membentuk individu yang tangguh dan berdaya saing.

Menurutnya, kekuatan bangsa berawal dari kualitas individu yang mampu menjaga keseimbangan diri, disiplin dalam menjalani gaya hidup sehat, serta memiliki cara berpikir yang jernih dan positif. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat membentuk karakter yang kuat dan memberi dampak luas, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga lingkungan dan masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, pesan ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika global yang kian kompleks—mulai dari ketegangan geopolitik, rivalitas kekuatan besar, ketidakpastian ekonomi, hingga derasnya arus informasi yang tidak selalu jernih—yang menuntut setiap individu untuk memiliki ketahanan diri, kejernihan berpikir, dan kemampuan bersikap secara bijak.

Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, menyebut bahwa kampus tidak boleh absen dalam situasi ini. Universitas harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang memberi penjelasan, menghadirkan analisis, membangun kewarasan publik, serta menawarkan jalan keluar yang bernas. Dunia membutuhkan suara akademik yang tidak ikut larut dalam kebisingan, tetapi mampu memberi arah.

“Sebagai insan akademis, khususnya di FISIP UI, kita dituntut untuk menyampaikan pandangan secara kritis, tetapi tetap beradab dan mencerahkan. Kita boleh berbeda pandangan, kita boleh mengajukan kritik yang tajam, tetapi semua itu harus lahir dari kedalaman analisis, keteguhan integritas, serta tanggung jawab moral dan kebangsaan,” ujar Prof. Heri.

Rektor UI juga mengajak hadirin mengenang almarhum Prof. Juwono Sudarsono, sosok intelektual yang meninggalkan jejak kuat dalam dunia akademik dan pengabdian publik. Ia adalah protret akademisi yang mampu menjaga warisan intelektual, menjunjung etika akademik, serta berani berpikir dengan penuh tanggung jawab.

“Prof. Juwono Sudarsono adalah figur intelektual yang memberi teladan tentang bagaimana ilmu pengetahuan hadir dengan wibawa, kedalaman, dan tanggung jawab. Karena itu, penyelenggaraan acara ini di Auditorium Juwono Sudarsono memiliki makna yang sangat mendalam. Nama beliau bukan sekadar diabadikan dalam sebuah ruang, melainkan menjadi pengingat bagi kita semua akan warisan intelektual, etika akademik, dan tanggung jawab publik yang harus terus dijaga dan diteruskan,” ungkapnya.

Selama 58 tahun, FISIP UI telah melahirkan banyak pemikir dan pemimpin yang memberi warna bagi perjalanan bangsa. Ke depan, FISIP UI tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi turut membentuk ruang percakapan publik yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Tradisi berpikir kritis, ketelitian ilmiah, keberanian moral, serta adab dalam menyampaikan gagasan diharapkan terus dijaga.

Selain sarat makna akademik, perayaan Dies Natalis FISIP UI juga menghadirkan sentuhan kreatif melalui fashion show dari Dhara Clothing—karya alumni Ilmu Komunikasi FISIP UI angkatan 1987; FISIFuntasy yang digelar di Taman Tunas Bangsa FISIP UI; serta beragam penampilan dari komunitas internal FISIP UI, seperti Komunitas Musik FISIP UI dan Komunitas Tari “Radha Sarisa”.

Melalui rangkaian kegiatan Dies Natalis ini, FISIP UI berkomitmen untuk menjadi pusat pemikiran yang hidup dan relevan, sekaligus mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, dan masyarakat luas untuk melangkah bersama dengan optimisme, kepedulian, dan semangat memberi makna bagi masa depan.

 

 

 

Exit mobile version