Site icon MultiNewsMagazine.com

Owner Bhakti Karya Tepis Tudingan Bangunnya Melanggar Aturan Sempadan Sungai, Itu Hanya Kali Kering yang Sudah Lama Mati

Owner Bhakti Karya Tepis Tudingan Bangunnya Melanggar Aturan Sempadan Sungai, Itu Hanya Kali Kering yang Sudah Lama Mati

Multinewsmagazine.com – Dihadapan beberapa awak media yang menemuinya, Owner yang sekaligus Pimpinan Tertinggi management Bhakti Karya menjelaskan keberadaan bangunan miliknya di jalan Abdul Wahab yang dituduh telah melanggar aturan sempadan sungai.

“Itu hanya kali kecil yang kering dan sudah mati, yang  dulunya bekas irigasi, itu bukan kali Pesanggrahan seperti yang diberitakan,” ujar Haji Ahmad Syafe’i yang akrab disapa Haji Syafe’i dengan intonasi suara yang tenang di hadapan para awak media, Senin (6/4/2026).

Haji Syafe’i juga menyesalkan beberapa berita yang telah terlanjur tayang tanpa meminta konfirmasi dirinya terlebih dahulu.

“Ibarat nasi telah menjadi bubur, berita tayang tanpa meminta konfirmasi terlebih dahulu ke saya, padahal saya sangat terbuka menerima kunjungan siapa pun ke rumah saya,” ucapnya penuh keprihatinan.

Lebih lanjut Tokoh Masyarakat Sawangan ini mengatakan bahwa bangunan miliknya sudah lama ada sebelum aturan sempadan sungai ada.

“Bangunan milik saya sudah lama ada sebelum aturan sempadan sungai itu ada, dan jujur saya kurang mengerti soal aturan sempadan sungai itu. Saya berharap pertemuan kita ini dapat meluruskan berita-berita miring yang sudah terlanjur beredar,” kata Haji Syafe’i.

Apa untungnya kalau bangunan saya dibongkar, dan apa ruginya kalau bangunan saya tetap berdiri ?’ selama ini bangunan milik saya sudah membantu kemaslahatan orang banyak, banyak tenaga kerja lokal yang saya pekerjakan, dan usaha saya berkontribusi dalam pemasukan pajak daerah,” tutup Haji Syafe’i.

Untuk informasi tambahan, Tahun 2026 ini usaha grosir Bhakti Karya telah menginjak usia 39 tahun dengan jumlah 92 cabang toko yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok dan sekitarnya, dan telah berhasil menyerap kurang lebih 2.000 tenaga kerja lokal Kota Depok, tentunya hal ini patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari banyak pihak wabil khusus Pemerintah Kota Depok.

 

Exit mobile version