
Dalam sambutannya, Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D., menegaskan keterbukaan UI terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional. “Kami terbuka untuk mengembangkan kerja sama dalam berbagai bentuk, mulai dari student exchange, staff exchange, joint research, hingga program double degree. Kami berharap pertemuan ini menghasilkan implementasi kerja sama yang lebih konkret bagi kedua institusi,” ujarnya.
Sementara itu, Vice President for Research KNU, Dr. Jung Soon Ki, menekankan pentingnya implementasi nyata dalam hubungan antaruniversitas. “Sekarang adalah waktu yang tepat untuk bergerak dari kerja sama administratif menuju kolaborasi akademik dan riset yang lebih nyata. Kami berharap kerja sama ini memberikan pengalaman global yang bermakna bagi mahasiswa dan dosen kedua universitas,” katanya.
Pertemuan ini menyoroti sejumlah fokus utama kolaborasi. KNU memperkenalkan AI Transformation Initiative (AIX), strategi integrasi AI dalam pendidikan, riset, dan industri, dengan target pengembangan talenta global di bidang AI Robotics, Future Mobility, semikonduktor, dan Safety AI. Kedua universitas juga membahas peluang pengembangan program double degree, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh dua gelar magister dalam dua tahun serta melanjutkan studi doktoral di KNU dengan beasiswa penuh. Selain itu, dibahas pula kerja sama joint research, faculty exchange, mobilitas mahasiswa, joint lecture, serta pengembangan program berbasis AI plus X, yaitu integrasi AI dengan bidang teknik, kesehatan, industri, pertanian, dan ilmu sosial humaniora.
Kyungpook National University sendiri merupakan salah satu universitas nasional terbesar di Korea Selatan, berdiri sejak 1946 di Daegu. Dengan lebih dari 34 ribu mahasiswa dan 1.200 dosen tetap, KNU dikenal sebagai pusat riset global dan menempati peringkat ketiga dunia pada Times Higher Education Impact Rankings 2025, serta peringkat pertama di Korea Selatan untuk kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
Delegasi UI yang turut hadir dalam agenda ini di antaranya Fadhilah Muslim, S.T., M.Sc., Ph.D., DIC. (Direktur Internasionalisasi Pendidikan), Prof. Debora Eflina Purba, S.S., M.Si., Ph.D. (Direktur Pendanaan dan Ekosistem Riset), dan Prof. dr. Diantha Soemantri, M.Med.Ed., Ph.D. (Direktur Pengembangan Pendidikan Digital).
Sebagai tindak lanjut, UI dan KNU sepakat memfokuskan tahap awal kerja sama pada bidang AI dan Computer Science, sebelum memperluas ke bidang lain. Diskusi teknis akan dilanjutkan bersama fakultas terkait untuk penyelarasan kurikulum, pengembangan program double degree, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta implementasi riset bersama. Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan akademik kedua institusi.
Kolaborasi dengan Kyungpook National University menegaskan komitmen Universitas Indonesia dalam meningkatkan global engagement dan memperluas jejaring akademik internasional. UI tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik di dalam negeri, tetapi juga aktif menghadirkan dampak nyata melalui riset bersama, program double degree, dan pengembangan talenta global berbasis AI. Sinergi ini memperkuat posisi UI sebagai perguruan tinggi nasional dengan kontribusi internasional yang semakin relevan di era transformasi digital.
