Site icon MultiNewsMagazine.com

Dinilai Sarat Dengan Konflik dan Kepentingan Serta Dugaan Adanya Tndak Pidana Korupsi, Adi Suman Resmi Laporkan Program Dana RW Ke Kejari Depok

Dinilai Sarat Dengan Konflik dan Kepentingan Serta Dugaan Adanya Tndak Pidana Korupsi, Adi Suman Resmi Laporkan Program Dana RW Ke Kejari Depok

Multinewsmagazine.com – Program Dana RW Rp300 juta adalah salah satu program prioritas Pemerintah Kota Depok yang mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Tujuannya adalah mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat RW.

Pemerintah Kota menyatakan program ini telah memiliki dasar hukum berupa Peraturan Daerah (Perda), keputusan kepala daerah, dan aturan teknis pelaksanaan sehingga menjadi bagian dari program resmi Pemkot Depok.

Aktivis Sosial Kota Depok Adi Suman telah melayangkan surat Permohonan Peninjauan dan Penindakan Program RW ke Kejari Depok pada Senin (6/7/2026).

Adi Suman beranggapan bahwa Program Dana RW rentan dan sarat dengan konflik dan kepentingan serta dugaan adanya tindak pidana korupsi.

“Motivasi saya membuat terang-benderang serta mendorong Kejari Depok untuk segera menindak lanjuti Program Dana RW yang sarat dengan konflik dan kepentingan serta dugaan tindak pidana korupsi,” ucapnya kepada awak media Multinewsmagazine.com, Senin (6/7/2026).

Lanjutnya, “Saya khawatir Program Dana RW 300 juta ini merupakan penggunaan APBD yang ugal-ugalan sehingga kebutuhan masyarakat terabaikan.”

Pria berambut gondrong ini mengusulkan agar Pemkot Depok segera mengaktifkan kembali Program UHC yang sangat dibutuhkan oleh warga Depok ketimbang program Dana RW yang dinilai banyak pihak merupakan program ‘dana bancakan’ bagi pendukung SS-Chandra.

“Segera aktifkan kembali Jaminan Kesehatan Semesta (UHC) untuk masyarakat Kota Depok sesuai janji saat kampanye, manusia yang dipegang omongannya, jangan buat program yang sifatnya ‘dana bancakan buat para pendukung yang mengambil dari APBD yang merupakan milik seluruh warga Depok,” ungkap Adi Suman.

“Dugaan kuat Lurah dan Camat yang ikut menikmati ‘dana bancakan’ yang bernama Program Dana RW, namun sebaiknya kita menunggu hasil kinerja Kejari Depok akan hal tersebut,” ujar salah satu pemimpin Komunitas Info Depok ini.

“Harapan saya, Penggunaan APBD Kota Depok yang transparan dan akuntabel dalam setiap penggunaannya, serta mengedepankan prioritas kebutuhan sebuah kota yang ingin maju dan bermartabat,” tutup Adi Suman.

 

 

 

Exit mobile version