Multinewsmagazine.com – Mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), Muhammad Rayhan Permana, membuktikan bahwa lintas disiplin bukanlah hambatan untuk berprestasi. Ia berhasil meraih Juara I kategori Content Creator Hunt dalam ajang CBP Rupiah Championship 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia pada Minggu (5/7) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi DKI Jakarta.
CBP Rupiah Championship 2026 adalah ajang kompetisi dari Bank Indonesia untuk mengampanyekan nilai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Salah satu kategorinya adalah Content Creator Hunt, yang mengajak peserta menyampaikan edukasi mengenai Rupiah melalui konten digital yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami, khususnya oleh generasi muda.
Bagi Rayhan, kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang selama ini ia tekuni di luar perkuliahan. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, ia tetap aktif mengikuti berbagai kompetisi content creator untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun portofolio profesional sebelum memasuki dunia kerja.
“Belakangan ini, saya cukup sering mengikuti berbagai lomba content creator, influencer, dan video kreatif. Ketika mengetahui kompetisi ini memberikan kesempatan untuk mewakili provinsi di tingkat nasional, saya merasa hal tersebut merupakan tantangan yang menarik,” ujar Rayhan.
Rayhan mengangkat konsep 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang, sebagai cara mengenali keaslian uang Rupiah. Ia juga memperkenalkan konsep 5J, yakni Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Distapler, untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memperlakukan uang Rupiah dengan baik.
Untuk menyampaikan pesan tersebut, ia membuka video menggunakan teknik flash hook agar mampu menarik perhatian penonton sejak detik pertama. Ia kemudian memadukan berbagai komposisi pengambilan gambar dengan penyampaian pesan yang ringkas dan mudah dipahami. Museum Bank Indonesia dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar agar visual yang ditampilkan semakin memperkuat pesan mengenai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Menariknya, seluruh proses produksi video tersebut diselesaikan hanya dalam satu hari, mulai dari pengambilan gambar pada pagi hari hingga proses penyuntingan pada malam hari. Meski dikerjakan dalam waktu singkat, karya tersebut bukanlah hasil dari proses yang instan. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, Rayhan telah mempelajari fotografi, desain grafis, dan penyuntingan video secara otodidak. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal baginya dalam menghasilkan berbagai karya kreatif.
Prestasi pada CBP Rupiah Championship 2026 melengkapi sederet capaian Rayhan dalam berbagai kompetisi content creator dan video kreatif di tingkat kampus, provinsi, hingga nasional. Berbagai pengalaman tersebut semakin mengasah kemampuannya sekaligus memperkuat keyakinannya bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkembang dalam bidang yang diminati, meskipun berbeda dengan program studi yang ditempuh.
Selain pengalaman yang diperoleh secara otodidak, Rayhan mengaku proses pembelajaran di Program Pendidikan Vokasi UI turut mendukung kemampuan komunikasinya. Mata kuliah Praktik Komunikasi Kesehatan membantunya menyusun pesan secara lebih sistematis, sedangkan mata kuliah Etika Rumah Sakit memberinya pemahaman mengenai etika berkomunikasi, termasuk dalam penggunaan media sosial.
“Kedua mata kuliah tersebut memang berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi cara berpikir yang saya pelajari sangat membantu dalam menyusun konsep video sehingga pesan dapat disampaikan secara lebih terstruktur,” jelasnya.
Ia pun membagikan pesan bagi mahasiswa lain yang ingin mengembangkan potensi di luar bidang studinya. “Jangan pernah meragukan kemampuan yang kita miliki. Terus tingkatkan keterampilan dan berani mencoba karena pengalaman adalah guru terbaik. Jalan terjal bukan berarti berhenti. Lelah hanyalah jeda untuk membenahi diri, sebab mimpi besar tidak akan pernah mengkhianati mereka yang berjuang sepenuh hati.”
Atas capaian tersebut, Rayhan akan mewakili DKI Jakarta pada Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026, ajang tingkat nasional yang mempertemukan para juara Content Creator Hunt dari berbagai provinsi di Indonesia. Saat ini, ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi tersebut dengan membawa semangat untuk kembali mengharumkan nama Program Pendidikan Vokasi UI.
Prestasi yang diraih Rayhan menunjukkan bahwa Program Pendidikan Vokasi UI tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga memberikan ruang untuk mengembangkan minat, kreativitas, dan inovasi di berbagai bidang. Melalui pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan pengalaman praktis, Vokasi UI terus mendorong mahasiswanya menjadi lulusan yang adaptif, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
