
Tidak dipungkiri keberadaan BKD Award DPRD Kota Depok memang masih menuai pro dan kontra di masyarakat. Namun bila dilihat dari perspektif kemaslahatan masyarakat, keberadaan BKD Award DPRD Kota Depok seharusnya tidak berhenti sebagai penghargaan internal kepada anggota dewan. Nilai utamanya justru terletak pada seberapa besar penghargaan tersebut mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan perjuangan aspirasi masyarakat.
BKD Award 2026 sendiri diberikan kepada 10 anggota DPRD dan penilaiannya mencakup aspek seperti disiplin, kehadiran, etika, serta kinerja. Dan Ketua BK DPRD Kota Depok Hj Qonita Lutfiyah menegaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis data.
“Adanya penghargaan BKD Award DPRD Kota Depok diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para anggota DPRD Kota Depok dan dapat mendorong para legislator lebih disiplin menghadiri rapat, aktif menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan,” ucap Hj Qonita Lutfiyah yang akrab disapa Ibu Dewan QL Jumat (4/9/2026).
Lanjut Qonita, “Adanya penghargaan BKD Award DPRD Kota Depok diharapkan pula dapat mendorong budaya kerja yang lebih profesional dan dapat menjadi instrumen reward terhadap anggota yang konsisten menjalankan kewajiban dan menjaga etika sebagai wakil rakyat.”
Ajang bergengsi BKD Award 2026 DPRD Kota Depok diberikan kepada 10 anggota DPRD, dalam rangka HUT ke-27 DPRD Kota Depok pada 3 September 2026. Penghargaan dibagi menjadi kategori umum dan kategori fraksi.
Kategori Umum diraih oleh,
1.Hj. Nuryuliani (Fraksi PKS)
2.H. Bambang Sutopo (Fraksi PKS)
3. P Binton Jhonson Nadapdap (Fraksi APSN)
Kategori Fraksi diberikan kepada.masing-masing satu legislator dari fraksi yang dinilai memiliki kinerja terbaik:
1.H.T.M. Yusufsyah Putra (Fraksi PKS)
2.Gery Wahyu Riyanto (Fraksi Gerindra)
3.Hj. Supriatni (Fraksi Golkar)
4.Hj. Indah Ariani ( Fraksi PDI Perjuangan)
5.H. Ade Ibrahim (Fraksi PKB
6.M. Taufik (Fraksi Demokrat)
7.H. Samsul Maarif (Fraksi APSN)
Menariknya, Bambang Sutopo kembali memperoleh BKD Award, kali ini sebagai peringkat kedua kategori umum. Ia memaknai penghargaan tersebut bukan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai pengingat atas amanah masyarakat.
Penilaian BKD disebut dilakukan terhadap 50 anggota DPRD dengan indikator antara lain kehadiran, pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap tata tertib, etika, dan kedisiplinan.
“Perlu saya tegaskan, penilaian BKD Award DPRD Kota Depok dilakukan secara objektif dan tidak berdasarkan afiliasi fraksi,” tutup Hj Qonita Lutfiyah.
