JALAN PANJANG BUDAK BELANDA DEPOK

0
136

Pada akhir abad ke-17, para kaoem Belanda Depok datang di tanah Depok. Semua berawal dari kedatangan seorang saudagar asal Belanda bernama Cornelis Chastelein bersama mantan budak kepercayaannya yang dikumpulkannya sewaktu ia masih bekerja untuk VOC dan didatangkan dari berbagai pulau di Indonesia.

Para mantan budak ini kemudian tumbuh menjadi komunitas yang terdiri dari dua belas marga yang mengelola lahan yang diwariskan oleh Cornelis Chastelein. Komunitas ini–yang sering disebut “Belanda Depok”, juga membentuk Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) untuk melestarikan situs-situs peninggalan Cornelis Chastelein.

Film ini tidak hanya menceritakan kedatangan kaum Belanda Depok, tapi juga mengaitkan sejarah penting tentang perkembangan Kota Depok ini dengan dinamika dan interaksi sosial di dalam masyarakat Depok dulu dan sekarang.

Tema ini diangkat untuk menampilkan bagaimana komunitas “Belanda Depok” yang beragama Kristen bisa hidup berdampingan dengan umat Islam yang saat ini menjadi mayoritas di Depok.

Film ini digagas oleh Bapak Yusuf (Guru Sejarah), Ibu Sri Rahayu (Guru Sosiologi), dan Ibu Dewi Azizah (Guru Pendidikan Kewarganegaraan), guru dari SMA Negeri 5 Depok, dan diproduksi bekerjasama dengan Watchdoc dan Pamflet untuk program MemaHAMi Indonesia, sebuah inisiatif untuk memproduksi alat bantu belajar hak asasi manusia bagi lima SMA di Jakarta dan sekitarnya. “Jalan Panjang Budak Belanda Depok” Director: Watchdoc Documentary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here