Kyai Waluyo : Mari Manfaatkan Momen Tahun Baru Hijriah Untuk Hijrah Memperbaiki Diri Menuju Ridhonya Allah SWT

Multinewsmagazine.com (3/8/2022) – Bertempat di Balai Wartawan Pemkot Depok, Majelis Taklim Qurrota A’yun dibawah pimpinan Erna Multiningsih dari media multinewsmagazine.com menggelar pengajian rutin bulanan dengan mengusung tema, “Tahun Baru Hijriyah, Momen Untuk Berhijrah Memperbaiki Diri Menuju Ridhonya Allah SWT pada Selasa, (2/8/2022).

Seperti biasa, selain kegiatan pengajian, MT Qurrota A’yun juga menghadirkan Kyai Waluyo, SHi, MH sebagai Penceramah dan pemandu terapy dzikir.

Pada sesi ceramah, Kyai Waluyo mengatakan, Dalam menyambut tahun Hijriah 1444, marilah kita manfaatkan moment ini untuk hijrah memperbaiki diri dalam menuju ridlonya Allah SWT.

“Hijrah yang dimaksud adalah Hijrah yang berarti perpindahan aktivitas dan kreativitas ke arah yang lebih baik, lebih cocok, produktif, inovatif, efektif serta komunikatif,” ujarnya.

Lebih lanjut Kyai Waluyo juga menambahkan, Untuk melakukan hijrah ada 3 hal yang perlu dilakukan melalui langkah awal yaitu, pertama Bersyukur, Tafakur (merenung),Tafakur yang dimaksud adalah perenungan yang dilakukan untuk mendapatkan suatu inti atau hasil dalam mencapai kebeningan pikiran dan hati sehingga dapat menjadikan hidup ini lebih berharga dan dimanfaatkan untuk kebaikan dan kedekatan bersama Allah SWT, dan yang ketiga, Qolbi/Hati.

“Dalam metode terapy dzikir melaksanakan hijrah diawali dari hati/Qolbi. Karena pada dasarnya baik buruknya manusia itu sumber yang mendasar pada jati diri manusia berawal dari hatinya. Apabila seseorang  hatinya baik maka perbuatannya akan baik.  Hal ini sesuai dengan sabda nabi Muhammad SAW dalam hadist yang di riwayatkan oleh HR.Muslim yang berbunyi:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh baik. Jika ia rusak, seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah (segumpal daging) itu ialah hati.” (HR. Muslim),” tambahnya.

Kyai Waluyo menjelaskan pula, Dalam terapy dzikir itu senantiasa dilakukan pembersihan diri agar hati kita bersih dari kotoran hati dari sifat-sifat yang buruk agar bersih dan berhijrah menjadi lebih baik. Karena hal yang  mendasar dalam diri manusia melakukan hijrah diawali dari hati/Qolbi yang InshaAllah menjadi Qolbun salim ( Hati yang selamat). Memahami Qolbun salim
Secara bahasa, qolbun salim berasal dari dua kata bahasa Arab, yaitu qolbun yang berarti ‘hati’ dan salim yang berarti ‘bersih, suci, dan lurus’. Maka kedua kata tersebut bisa diartikan ‘hati yang lurus, bersih, suci, dan ikhlas dalam segala gerak, pikiran, perasaan, perbuatan dan lain sebagainya hanya kepada Allah SWT. Qalbun Salim sendiri dalam alquran hanya terdapatj pada dua ayat saja yaitu dalam QS. As-Syu’ara [26]: 89, QS. As-Shaffat [37]: 84.

“Semoga dengan kita mengikuti terapy dzikir menjadikan hati kita Qolbun salim dan dalam berhijrah, kita semua mendapat bimbingan dari Allah SWT, ..Aamiin YRA,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.