Diskarpus Kota Depok Buka Pos Layanan Gerakan Wakaf Buku ASN 2025 Sampai September 2025, Gugah Peran Aktif Masyarakat Dalam Pemberdayaan Literasi

Diskarpus Kota Depok Buka Pos Layanan Gerakan Wakaf Buku ASN 2025 Sampai September 2025, Gugah Peran Aktif Masyarakat Dalam Pemberdayaan Literasi

Multinewsmagazine.com – Gerakan Wakaf Buku adalah gerakan yang mengajak instansi, organisasi dan seluruh lapisan masyarakat untuk berbuat kebajikan dengan saling berbagi manfaat melalui buku yang disumbangkan kepada perpustakaan sebagai wadahnya.

Gerakan wakaf buku diinisiasi oleh berbagai pihak, termasuk lembaga seperti Badan Wakaf Indonesia (BWI), organisasi seperti Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), dan tokoh-tokoh literasi seperti Bachtiar Adnan Kusuma. Gerakan ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyalurkan buku-buku sumbangan untuk menambah koleksi perpustakaan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Tujuan utama gerakan wakaf buku adalah meningkatkan akses terhadap bacaan berkualitas dan mendukung minat baca masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya perpustakaan. Gerakan ini juga bertujuan untuk memperkaya koleksi perpustakaan, baik di sekolah, desa, maupun komunitas, serta mendorong kepedulian sosial terhadap pendidikan.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok sejak bulan Juli telah membuka Pos Layanan Gerakan Wakaf Buku ASN 2025 yang rencananya akan berakhir pada bulan September 2025.

Kegiatan Pos Layanan Gerakan Wakaf Buku ASN 2025 dimulai pada pukul 09.00 -15.00 WIB yang berlokasi di Gedung Perpustakaan Lantai 1.

“Tujuan kegiatan Pos Layanan Gerakan Wakaf Buku ASN 2025 adalah untuk melengkapi jumlah  koleksi buku dan program hibah nantinya ke TBM di Kota Depok. Dan Untuk menggugah peran aktif masyarakat dalam pemberdayaan literasi keluarga dan kelompok masyarakat,” terang Utang Wardaya selaku Kepala Diskarpus Kota Depok kepada awak media multinewsmagazine.com, Senin (11/8/2025).

Utang Wardaya juga menjelaskan bahwa inisiasi kegiatan tersebut tidak terlepas dari peran para ASN Kota Depok.

“Harapannya masyarakat bisa Pemerintah dan para Stakeholders penggiat literasi dapat menggugah kembali pentingnya membaca dan menulis dalam mengembangkan fungsi kognitif anak. Dan juga merupakan pembelajaran dalam menguatkan diskusi dan cara berpikir serta berkomunikasi dan  berinteraksi dengan buku,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *