Multinewsmagazine.com – Lebaran selalu identik dengan hidangan khas yang menggugah selera. Bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, makanan tradisional khas Depok menjadi menu wajib di rumahnya saat Idulfitri.
“Kalau di rumah, pasti selalu ada semur daging, ketupat, dan sayur pepaya. Itu sudah menu wajib yang harus ada saat Lebaran,” ujar Cing Ikah.
Tak hanya makanan berat, aneka kudapan khas Depok juga tak pernah absen di rumahnya. Mulai dari tape uli, wajik, kue ketapang, hingga kue jipang.
“Makanan ini sudah turun-temurun ada di keluarga kami. Rasanya tidak lengkap kalau tidak ada tape uli dan wajik saat Lebaran. Ini juga cara kami menjaga tradisi kuliner khas Depok agar tetap lestari,” tambahnya.
Menurut Cing Ikah, sajian khas ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga memiliki makna kebersamaan. Menyiapkan makanan untuk keluarga dan tamu yang datang menjadi bagian dari kehangatan Lebaran yang selalu dinantikan.
“Lebaran itu tentang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Dengan makanan khas yang kita sajikan, semoga bisa semakin mempererat kebersamaan dengan keluarga, kerabat, dan tamu yang datang,” tutupnya