Multinewsmagazine.com – Universitas Indonesia (UI) merayakan puncak Dies Natalis Ke-76 dengan langkah berani untuk memperkuat posisinya di kancah global sekaligus menyejahterakan sumber daya manusianya. Bertempat di Balairung dan Balai Sidang UI, perayaan ini mengusung semangat “Satu Fondasi, Sejuta Dampak: UI Unggul Impactful untuk Indonesia”, yang dimanifestasikan melalui target capaian global, reformasi kesejahteraan pegawai, serta aksi nyata bagi masyarakat.
Target Top 100 Dunia dan Reformasi Kesejahteraan SDM
Dalam pidato Sidang Terbuka yang dipimpinnya, Rektor UI Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, mengungkapkan tantangan strategis yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden memberikan “pekerjaan rumah” bagi UI untuk dapat menembus jajaran Top 100 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia. Menanggapi hal ini, Prof. Heri menegaskan komitmen UI untuk menjadi universitas yang unggul dan berkontribusi nyata melalui inovasi.
Guna menopang ambisi global tersebut dan memperkuat “Satu Fondasi” kemandirian institusi, UI mengumumkan kebijakan strategis berupa reformasi sumber daya manusia (SDM). Prof. Heri menyatakan bahwa UI akan memberikan insentif berbasis kinerja kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) hingga mencapai 100% dari pendapatan.
“UI juga akan memberikan bonus tahunan berdasarkan capaian kinerja organisasi. Dengan demikian, setiap pegawai UI untuk pertama kalinya dapat memperoleh 16-17 kali pendapatan bulanan setiap tahunnya,” ujar Prof. Heri. Kebijakan ini didukung oleh penguatan dana abadi (endowment fund) UI yang telah berhasil mengefisiensikan lebih dari Rp 700 miliar, dengan target mencapai Rp 900 miliar pada akhir 2026.
Filosofi Tumpeng: Simbol Kemandirian dan Sinergi
Sebagai wujud syukur atas fondasi yang kian kokoh tersebut, Rektor UI memimpin prosesi pemotongan tumpeng. Tumpeng ini melambangkan filosofi perjalanan UI yang “berakar kuat pada kemandirian dan berpuncak pada kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia”.
Potongan tumpeng pertama diserahkan secara istimewa kepada Group CEO Paragon Corp, Bapak Harman Subakat, S.Si., M.Si., sebagai simbol apresiasi atas kolaborasi strategis industri-kampus. Potongan selanjutnya diberikan kepada elemen pimpinan universitas, yakni Sekretaris MWA Prof. Praswasti Pembangunan Dyah Kencana Wulan, Ketua Senat Akademik Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, dan Ketua Dewan Guru Besar Prof. Eko Prasojo.
Kolaborasi Lintas Sektor dan “Sejuta Dampak” Sosial
Semangat untuk menghasilkan “Sejuta Dampak” juga tercermin dari orasi ilmiah dan aksi nyata yang digelar:
Dukungan Pemerintah & Industri: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional berbasis pengetahuan.
Peluncuran UI Migrant Center: Sebagai aksi konkret kepedulian sosial, UI meluncurkan pusat rujukan nasional untuk perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia, mulai dari edukasi hingga advokasi kebijakan.
Layanan Kesehatan Gratis: Sebelumnya, UI telah melayani masyarakat melalui aksi donor darah (150 peserta), pemeriksaan kesehatan umum, gigi, kolesterol, hingga pap smear di Selasar Balairung UI.
Memperluas Jejaring Mitra
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NKB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai mitra, termasuk Kementerian P2MI, Pemda, PLN, serta jajaran perbankan (BTN, BJB, Bank Mandiri, BNI). Selain itu, UI menerima bantuan infrastruktur berupa renovasi area Perpustakaan dari PT Paragon Technology and Innovation, renovasi mushala dari AMI KAINO, serta revitalisasi atap Masjid Ukhuwah Islamiyah dari BPKH RI.
Melalui sinergi antara target global, kesejahteraan internal, dan dampak sosial yang masif, UI menegaskan langkahnya untuk terus menjadi fondasi kemajuan yang membawa jutaan dampak positif bagi Indonesia.






