Multinewsmagazine.com – Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) merupakan bentuk pendidikan anak usia dini (PAUD) jalur formal yang memiliki peran krusial dalam meletakkan dasar perkembangan anak. Meskipun berada di bawah naungan dinas yang berbeda—TK di bawah Kemendikbudristek dan RA di bawah Kementerian Agama—keduanya memiliki manfaat yang sama dalam mempersiapkan anak sebelum masuk jenjang dasar.
Kehadiran TK RA Arrahim dibawah pimpinan Maryadi selaku Pendiri dan Ketua Yayasan, yang berlokasi di wilayah RT 004/03 Kampung Utan Jaya, Pondok Jaya Cipayung Depok, dinilai banyak pihak sangat membantu memberi kesempatan anak-anak mengenal Nilai Agama (Khusus RA), karena Raudhatul Athfal (RA) memberikan penekanan khusus pada pemahaman dasar agama Islam, pembiasaan ibadah, dan nilai-nilai akhlakul karimah. Dan saat ini TK RA Arrahim sedang membuka pendaftaran demi mencetak generasi Qur’an bagi masa depan.
Pendiri atau Ketua Yayasan RA Arrahim, Maryadi mengatakan alasan dirinya mendirikan TK bernuansa khusus Islam. Ia katakan, Indonesia khususnya Kota Depok harus kembali menggalakkan budaya membaca dan memahami Al-Qur’an sejak dini.
“Melihat fenomena kenakalan remaja saat ini, rasanya sangat perlu mengembalikan metode anak kepada ajaran Al-Qur’an,” kata Maryadi kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Maryadi juga mengatakan maksud dirinya mendirikan sekolah anak dengan basic Al-Qur’an atau kembali kepada Al-Qur’an.
Ia jelaskan, Kembali ke Al-Qur’an merupakan prinsip fundamental Islam untuk menjadikan wahyu dan hadits sahih sebagai pedoman utama.
Dimana kata Maryadi, konsep ini berarti menundukkan pemahaman, ibadah, dan muamalah pada syariat, dengan bimbingan pemahaman generasi salafus saleh serta menghormati para ulama yang teruji keilmuannya.
“Bagi generasi Islam, pemahaman Al-Qur’an harus ditanamkan sejak dini sehingga dapat di implementasikan di masa mendatang,” pungkasnya.





