Multinewsmagazine.com- Universitas Indonesia (UI) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional, kali ini melalui mahasiswa Program Pendidikan Vokasi dari jurusan Hubungan Masyarakat, Tiffani Amanda Azzahra. Ia berhasil menjadi finalis partisipan dalam ajang “NTU Model United Nations (NTUMUN) 2026” yang diselenggarakan oleh Nanyang Technological University (NTU), Singapura, pada 13–15 Maret 2026.
NTUMUN merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menuntut peserta berpikir kritis, bernegosiasi, serta merumuskan solusi terhadap isu global dalam bentuk resolusi. Berbeda dari kompetisi MUN pada umumnya, seluruh proses diskusi dilakukan secara langsung tanpa bantuan internet, sehingga peserta dituntut mengandalkan pemahaman, kecepatan berpikir, dan strategi komunikasi yang matang.
Tiffani menjadi salah satu perwakilan mahasiswa Indonesia yang hadir bersama delegasi dari berbagai negara, seperti Inggris, Jepang, Belanda, China, hingga Afrika Selatan. Dalam kompetisi ini, ia berperan sebagai delegasi pada komite Economic and Social Council (ECOSOC), forum yang membahas isu-isu strategis terkait pembangunan global. Dalam NTUMUN tahun ini, tema yang diangkat berfokus pada akses pembiayaan pembangunan berkelanjutan bagi negara berkembang atau Global South.
Dalam forum tersebut, Tiffani mengusung gagasan mengenai reformasi arsitektur keuangan global, termasuk peningkatan transparansi utang, mekanisme debt restructuring, serta penguatan public-private partnership (PPP) sebagai solusi yang aplikatif. “Pengalaman ini membuka perspektif saya bahwa diplomasi merupakan langkah strategis melalui penyampaian argumen, mendengar, beradaptasi, dan membangun kepercayaan di tengah dinamika global yang kompleks,” ungkap Tiffani.
Ia menambahkan bahwa salah satu tantangan utama dalam kompetisi ini adalah tahap pembentukan aliansi (bloc formation) dan negosiasi penyusunan draf resolusi. Pada tahap tersebut, peserta harus mampu menyatukan berbagai kepentingan negara dalam satu solusi yang dapat diterima bersama.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, S.St., SKM., M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas capaian membanggakan tersebut. “Keikutsertaan Tiffani dalam NTUMUN 2026 menunjukkan bahwa mahasiswa Vokasi UI memiliki kapasitas untuk terlibat dalam diskursus global. Melalui forum ini, mahasiswa mampu membawa perspektif, membangun jejaring internasional, serta berkontribusi dalam isu-isu strategis dunia,” ujarnya.
Partisipasi Tiffani juga sejalan dengan komitmen UI dalam mendukung tercapainya target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Misalnya, SDGs 10 (Reduced Inequalities) melalui reformasi sistem keuangan global, SDGs 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui praktik diplomasi dan tata kelola global yang transparan, serta SDGs 17 (Partnership for Goals) melalui penguatan kolaborasi lintas negara dan sektor.
Partisipasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Vokasi UI tidak hanya unggul dalam keterampilan praktis, tetapi juga mampu tampil dalam forum internasional yang menuntut pemikiran kritis, analitis, serta kemampuan komunikasi tingkat tinggi.





