Multinewsmagazine. com – Tiga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Festival Kearsipan Bank Indonesia (FESARBI) 2026. Ajang yang mempertemukan akademisi, praktisi, mahasiswa, serta lintas lembaga untuk memperkuat literasi dan inovasi di bidang kearsipan tersebut berlangsung pada 22–23 Mei 2026 di Pos Bloc Jakarta dan mengangkat tema “Transformasi Proses Bisnis Pengelolaan Dokumen dalam Menuju Indonesia Maju”.
Tim UI menghadirkan karya inovatif berupa rancangan sistem interoperabilitas arsip kebijakan moneter berbasis API Gateway, yang menawarkan solusi integrasi informasi lintas lembaga untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Tim UI terdiri atas Adzra Sabrina dan Sheika Rahmah Alifia (Program Pendidikan Vokasi, Prodi Manajemen Rekod dan Arsip) yang berkolaborasi dengan Sandrina Ayesha Yanuarti (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Ilmu Ekonomi Islam). Kolaborasi lintas disiplin ini menghasilkan karya ilmiah berjudul “Interoperabilitas Kearsipan Moneter: Rancangan Sistem API Gateway Berbasis Privacy by Design dan Metadata Dublin Core dalam Membantu Temu Balik Arsip Kebijakan KSSK dalam Mitigasi Depresiasi Nilai Tukar Rupiah”.
Melalui karya tersebut, tim UI mengangkat persoalan arsip kebijakan moneter yang masih tersebar di berbagai sistem elektronik milik lembaga berbeda. Arsip yang dihasilkan oleh Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan memiliki nilai strategis sebagai sumber informasi untuk mendukung pengambilan keputusan cepat, akurat, dan berbasis data, khususnya saat menghadapi tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.
“Inovasi ini memiliki nilai terobosan dan orisinalitas sekaligus relevansi tinggi terhadap kebutuhan transformasi digital sektor publik. Arsip tidak lagi sekadar dipandang sebagai dokumen administratif, melainkan telah berevolusi menjadi aset informasi strategis yang mampu mendukung mitigasi risiko ekonomi, mempercepat koordinasi antarlembaga, dan meningkatkan kualitas perumusan kebijakan publik,” tutur Adzra, perwakilan tim UI.
Dalam tahap final, tim UI mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri yang terdiri atas akademisi dan praktisi kearsipan. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas karya ilmiah, kebaruan gagasan, relevansi tema, serta kemampuan presentasi dan argumentasi. Keunggulan gagasan, kekuatan konsep, serta performa presentasi yang unggul mengantarkan tim UI meraih Juara II sekaligus pengakuan sebagai salah satu karya terbaik tingkat nasional.
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, SKM., S.St., M.Sc., turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas disiplin menjadi salah satu strategi efektif guna mendulang prestasi.
“Pencapaian ini menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam menghadirkan gagasan inovatif yang tidak hanya relevan dengan perkembangan ilmu kearsipan, tetapi juga mampu menjawab tantangan tata kelola informasi dan pengambilan kebijakan strategis di tingkat nasional,” pungkas Safrin.
Ke depan, capaian ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian dan menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan nasional melalui pengelolaan informasi dan arsip yang efektif, aman, dan berkelanjutan. Raihan prestasi yang diperoleh ini juga menjadi cerminan keunggulan UI, yang senantiasa menghadirkan talenta yang terus bersinergi guna melahirkan inovasi yang berdampak nyata.






