HUT RI Ke-81, Legislator Partai Golkar Depok  Fanny Fatwati Putri Memandang Program UHC Kota Depok Sebagai Salah satu Bentuk Nyata Menghadirkan Kemerdekaan di Bidang Kesehatan. 

HUT RI Ke-81, Legislator Partai Golkar Depok  Fanny Fatwati Putri Memandang Program UHC Kota Depok Sebagai Salah satu Bentuk Nyata Menghadirkan Kemerdekaan di Bidang Kesehatan. 

Multinewsmagazine.com – Menjelang peringatan HUT RI Ke-81, sesuai tagline Partai Golkar, “Suara Golkar, Suara Rakyat.”, Legislator muda Partai Golkar Kota Depok Fanny Fatwati Putri dalam memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 tahun 2026 ini dirinya memandang program UHC Kota Depok sebagai salah satu bentuk nyata menghadirkan kemerdekaan di bidang kesehatan.

“Sesuai tagline Partai Golkar, “Suara Golkar, Suara Rakyat, dan “Kemerdekaan Sejati: Rakyat Sehat, Indonesia Kuat.”, Menurut saya, kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang hadirnya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat, makna kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk nyata: harga kebutuhan pokok yang terjangkau, lapangan kerja yang terbuka, pendidikan yang mudah diakses, serta pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat kecil. Karena itu, saya memandang program UHC Kota Depok sebagai salah satu bentuk nyata menghadirkan kemerdekaan di bidang kesehatan. Masyarakat yang sakit tidak boleh terhambat hanya karena persoalan biaya. Dengan UHC, warga Depok memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan melalui jaminan kesehatan yang ditanggung pemerintah bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan. Kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat merasa negara hadir melindungi kesehatan, kehidupan, dan masa depan mereka,” ucap Fanny kepada awak media Multinewsmagazine.com, Jumat 14/8/2026).

Sosok  Legislator Fanny Fatwati Putri yang dikenal warga Depok sebagai salah satu ‘Pahlawan’ UHC Kota Depok menilai Kota Depok memiliki potensi besar, tetapi juga menghadapi beberapa persoalan yang perlu segera ditangani secara serius.

“Pertama, persoalan lapangan kerja bagi generasi muda yang terus bertambah setiap tahun. Kedua, kemacetan dan transportasi yang masih menjadi keluhan utama warga. Ketiga, banjir dan persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, bukan sekadar solusi sementara. Di bidang kesehatan, tantangan yang masih dirasakan masyarakat adalah pemerataan akses pelayanan, kecepatan pelayanan, serta pemahaman warga terhadap mekanisme UHC Depok. Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang telah disediakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, selain memperkuat anggaran kesehatan, pemerintah juga perlu meningkatkan sosialisasi dan memastikan pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit berjalan lebih cepat, ramah, dan tepat sasaran. Saya meyakini, solusi terbaik lahir dari sinergi antara pemerintah, DPRD, tenaga kesehatan, dan masyarakat, dengan mendengar langsung aspirasi warga di lapangan,” ujar Fanny.

Politisi Muda Partai Golkar Kota Depok yang dikenal cedas dan kritis ini berpendapat bahwa Usia Republik Indonesia ke-81 bangsa Indonesia harus semakin matang dalam berdemokrasi, semakin kuat dalam persatuan, dan semakin bijak dalam mengelola perbedaan

“Usia 81 bagi saya adalah simbol kedewasaan bangsa. Delapan puluh satu tahun bukan perjalanan yang singkat; Indonesia telah melewati berbagai ujian, mulai dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan, krisis ekonomi, hingga tantangan global yang terus berubah. Di usia ini, bangsa Indonesia harus semakin matang dalam berdemokrasi, semakin kuat dalam persatuan, dan semakin bijak dalam mengelola perbedaan. Usia 81 juga menjadi pengingat bahwa perjuangan para pendiri bangsa harus diteruskan dengan karya dan pengabdian, termasuk memastikan hak-hak dasar rakyat seperti pendidikan dan kesehatan benar-benar terpenuhi. Program-program pelayanan publik seperti UHC harus terus dijaga kualitasnya agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat,”  kata Fanny.

“Harapan saya di usia ke-81 Republik Indonesia adalah lahirnya Indonesia yang lebih adil, lebih maju, dan lebih manusiawi. Saya ingin melihat rakyat kecil benar-benar merasakan hasil pembangunan, anak-anak muda mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkarya, perempuan semakin berdaya, dan pelayanan publik semakin bersih serta responsif. Untuk Kota Depok, saya berharap pembangunan tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakatnya. Saya berharap UHC Depok semakin kuat dan semakin mudah diakses, tidak ada lagi warga yang bingung ketika membutuhkan pengobatan, dan tidak ada masyarakat yang menunda berobat karena alasan ekonomi. Kesehatan adalah fondasi utama kemajuan daerah,” harap Fanny.

“Semoga semangat kemerdekaan terus menjadi energi untuk bergotong royong membangun Indonesia yang kuat, berdaulat, dan sejahtera, serta menjadikan Kota Depok sebagai kota yang sehat, inklusif, dan benar-benar hadir untuk seluruh warganya tanpa terkecuali,” tutup Fanny Fatwati Putri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *