UI DAN NATIONAL TAIPEI UNIVERSITY PERLUAS PELUANG KOLABORASI AKADEMIK DAN RISET

UI DAN NATIONAL TAIPEI UNIVERSITY PERLUAS PELUANG KOLABORASI AKADEMIK DAN RISET

Multinewsmagazine.com –  Universitas Indonesia (UI) menerima kunjungan delegasi National Taipei University (NTPU), Taiwan, pada Kamis (27/8) di Ruang Rapat A, Gedung Pusat Administrasi UI. Pertemuan yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa, dan Alumni UI Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si. tersebut membahas peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, mobilitas mahasiswa dan staf, serta penelitian bersama.

Dalam sambutannya, Prof. Hamdi menyampaikan bahwa hubungan UI dan NTPU telah terjalin dan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program akademik. Saat ini, kedua universitas memiliki Memorandum of Understanding (MoU) serta Agreement of Implementation (AoI) untuk pertukaran mahasiswa dan staf yang berlaku pada 2024–2029.

“Ini merupakan awal yang sederhana, tetapi nyata. Karena itu, kami memiliki alasan untuk terus mengembangkan kerja sama ini ke depan, termasuk melalui pertukaran mahasiswa dan staf, program kunjungan, program akademik jangka pendek, magang, serta penelitian, kuliah, lokakarya, dan konferensi bersama,” ujar Prof. Hamdi.

Prof. Hamdi juga menilai kekuatan akademik NTPU di bidang ilmu sosial, humaniora, sejarah, dan kebijakan memiliki keterkaitan dengan sejumlah bidang akademik di UI. Menurutnya, kolaborasi antarfakultas dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas kerja sama kedua universitas.

Presiden NTPU Prof. Daw-Tung Lin menyambut baik peluang tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap UI sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi dan penelitian terkemuka. Menurutnya, kedua universitas memiliki kesamaan nilai, terutama dalam pengembangan keunggulan akademik, keterlibatan internasional, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami sangat senang dapat mengunjungi UI dan memiliki kesempatan untuk memperkuat persahabatan antara kedua institusi. Kami memiliki kekuatan akademik di bidang bisnis, ekonomi, keuangan, akuntansi, hukum, kebijakan publik, dan ilmu sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, NTPU juga mengembangkan pendekatan interdisipliner dengan mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam berbagai bidang keilmuan,” kata Prof. Daw-Tung Lin.

Dalam sesi diskusi, kedua pihak membahas sejumlah langkah untuk mengembangkan kerja sama yang telah terjalin. Dari sisi UI, salah satu peluang yang ditawarkan ialah pengembangan program dual degree pada jenjang sarjana maupun magister. UI juga membuka peluang pertukaran mahasiswa dengan dukungan beasiswa serta program akademik jangka pendek berdurasi sekitar satu hingga empat minggu.

Di bidang riset, Direktur Pendanaan Riset dan Ekosistem UI Prof. Debora Elina Purba mendorong agar kolaborasi diawali melalui proyek penelitian bersama dalam skala kecil untuk mempertemukan peneliti dari kedua universitas.

“Kita dapat memulainya dengan satu, dua, atau tiga kolaborasi penelitian, kemudian melihat perkembangannya. Jika dimulai dari langkah kecil, hasilnya dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak,” ujar Prof. Debora.

Ia menjelaskan, UI memiliki ratusan kelompok riset yang dapat menjadi pintu masuk untuk mempertemukan peneliti UI dan NTPU sesuai bidang keahlian masing-masing. Pemetaan tersebut diharapkan dapat mendukung penelitian bersama dan menghasilkan publikasi.

Peluang kolaborasi juga dibahas antara Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI dan NTPU, khususnya pada bidang sejarah, bahasa, budaya, dan kajian kawasan. Dekan FIB UI Dr. Untung Yuwono, S.S., menyampaikan bahwa FIB memiliki program studi dan kelompok riset yang relevan untuk dikembangkan bersama NTPU, termasuk melalui program bahasa dan budaya Indonesia serta kegiatan akademik jangka pendek.

Sementara itu, Head of the Center for Haishan Research, Department of History NTPU Prof. Chien-jung Hung menyampaikan ketertarikan untuk mengembangkan penelitian bersama mengenai sejarah dan hubungan Taiwan–Indonesia, termasuk kajian migrasi dan masyarakat Indonesia di Taiwan. Kedua pihak juga membuka peluang untuk mempertemukan peneliti melalui konferensi dan kegiatan akademik lainnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua universitas membahas pertemuan lanjutan secara daring antara mahasiswa dan dosen untuk memetakan bidang keahlian serta peluang kolaborasi.

Kunjungan NTPU ke UI menjadi bagian dari upaya kedua universitas untuk memperkuat kerja sama akademik antara Indonesia dan Taiwan. Kemitraan yang telah terjalin diharapkan dapat berkembang melalui kolaborasi penelitian, program pendidikan, dan mobilitas sivitas akademika kedua universitas.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *