KOLABORASI KEMENTERIAN PKP DAN UI: DORONG ASRAMA MAHASISWA NAIK KELAS HINGGA STANDAR ASIA TENGGARA

KOLABORASI KEMENTERIAN PKP DAN UI: DORONG ASRAMA MAHASISWA NAIK KELAS HINGGA STANDAR ASIA TENGGARA

Multinewsmagazine.com –  Universitas Indonesia (UI) menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Asrama UI pada Kamis (30/4). Kunjungan ini menjadi momentum dalam memperkuat sinergi strategis antara UI dan Kementerian PKP dalam mendukung pengembangan hunian mahasiswa yang lebih nyaman, layak, dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang optimalisasi aset kampus untuk kesejahteraan seluruh sivitas akademika. Kedatangan Menteri PKP beserta rombongan disambut langsung oleh Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya atas kondisi Asrama UI. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang tersedia sudah cukup baik dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa. “Saya melihat langsung fasilitas asrama UI dan merasa puas dengan kualitas yang sudah ada. Saya berharap UI terus meningkatkan penyediaan hunian yang layak bagi mahasiswa. Kami di Kementerian PKP siap mendukung agar regulasi dan pembangunan fasilitas kampus dapat dipermudah, sehingga UI bisa menjadi kampus percontohan dalam pengelolaan aset perumahan mahasiswa,” ujar pria yang akrab disapa Ara tersebut.

Sementara itu, Rektor UI menekankan bahwa kunjungan ini sangat strategis bagi rencana pembangunan kampus. Menurutnya, UI tengah bergerak cepat mengoptimalkan seluruh aset, termasuk lahan potensial di Depok dan Salemba. “Kehadiran Menteri PKP di UI sangat strategis. Dukungan Kementerian PKP akan memperkuat rencana pembangunan asrama baru dan kawasan permukiman sivitas akademika, sejalan dengan visi UI sebagai universitas unggul yang tak hanya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat global, tetapi juga mampu menyejahterakan sivitas akademika UI seluruhnya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Rektor beserta Kepala Asrama UI memandu Menteri Ara untuk tur berkeliling meninjau fasilitas Asrama UI, di antaranya ke Gedung D2 yang merupakan asrama putra, gymnasium, kantin, dan kantor senior resident. Menteri Ara juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa penghuni asrama dan mendengar pengalaman mereka selama tinggal di Asrama UI. Setelah tur, Menteri Ara bersama Rektor UI dan jajaran kedua institusi berdiskusi mengenai rencana pembangunan tower asrama baru hingga 20 lantai, serta pemanfaatan lahan kampus untuk rusunawa dan fasilitas akademik lainnya.

Dalam kesempatan ini pula, Menteri Ara menegaskan pentingnya pelibatan mahasiswa dalam proses pembangunan fasilitas kampus. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan memastikan bahwa hunian dan sarana yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan mereka sebagai pengguna utama. “Dalam pembangunan fasilitas kampus, mahasiswa harus dilibatkan, karena pada akhirnya merekalah yang akan menikmati hasil pembangunan tersebut,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Ara mengajak UI membentuk suatu grup komunikasi bersama jajaran Kementerian PKP untuk membahas peluang optimalisasi aset kampus dengan lebih intens. Rencana ini mencakup pembangunan rusunawa bagi sivitas akademika UI, asrama mahasiswa baru, serta fasilitas strategis lain yang menunjang kegiatan akademik dan produktivitas kampus. Ia juga berencana kembali menyambangi UI dalam waktu dekat untuk meninjau kesiapan UI bermitra dengan Kementerian PKP dalam merealisasikan pembangunan fasilitas tersebut.

Asrama UI sendiri saat ini memiliki 13 gedung dengan prioritas peruntukannya bagi mahasiswa dari luar Jabodetabek dan mahasiswa asing. Fasilitas yang tersedia meliputi kamar berfurnitur, WiFi, kantin, laundry, gymnasium, ruang konseling, dan keamanan selama 24 jam. Biaya sewa berkisar antara Rp500.000 hingga Rp2.000.000 per bulan, tergantung tipe kamar. UI menargetkan agar pada tahun 2030 Asrama Mahasiswa UI menjadi tempat tinggal mahasiswa terbaik di Asia Tenggara.

Suara mahasiswa turut mewarnai kunjungan ini. Akmal Prabowo, misalnya, mahasiswa Manajemen semester 6 tersebut menuturkan bahwa asrama telah menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi perantau untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru di kampus. Kualitas fasilitas yang menunjang kebutuhan penghuni pun menurutnya sudah meningkat sejak ia mulai menetap di asrama pada tahun 2023 yang lalu.

Sementara menurut Naufel, mahasiswa asal Bangladesh yang tengah menempuh studi S2 di Fakultas Hukum, peran Asrama UI krusial sebagai wadah pertemuan budaya dan kolaborasi gagasan antara mahasiswa UI dari Indonesia dan mahasiswa UI dari berbagai negara. Ia berharap, pihak asrama mampu menjaga dan bahkan meningkatkan kualitas layanan dan prasarana.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian PKP, di antaranya Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si. (Dirjen Perumahan dan Perkotaan) dan Dr. Roberia, S.H., M.H., (Plt. Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko). Dari pihak UI, hadir pula Ahmad Gamal, S.Ars., M.Si., MUP., Ph.D. (Wakil Rektor UI Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya), Ajib Setyo Arifin, S.T., M.T., Ph.D. (Direktur Operasi, Pemeliharaan Fasilitas, dan Manajemen Aset), Deni Danial Kesa, S.Sos., M.B.A., Ph.D. (Direktur Pengelola Fasilitas Penunjang Pendidikan), Mariyah, S.Sos., M.Hum. (Kepala Asrama UI), Ir. Winny Hanifiati Warouw, M.M. (Direktur Pengembangan Kawasan dan Komersialisasi Aset), serta Dr. Erwin Agustian Panigoro, M.M. (Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional).

Kunjungan Menteri PKP beserta jajaran ke UI tidak hanya memperkuat komitmen UI dalam menggandeng mitra lintas sektor untuk optimalisasi aset kampus, tetapi juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi generasi muda. Kehadiran Menteri PKP menegaskan dukungan agar UI mampu menjadi kampus percontohan dalam pengelolaan aset perumahan mahasiswa. Dengan semangat kolaborasi ini, UI menegaskan keterbukaannya untuk bekerja sama demi kesejahteraan sivitas akademika dan pencapaian visi jangka panjang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *