Multinewsmagazine.com – Universitas Indonesia (UI) sebagai kampus terbaik di tanah air senantiasa menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Kali ini, UI menerima kunjungan kehormatan dari Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H., M.H. beserta jajaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ende. Kunjungan yang diterima langsung oleh Plh. Rektor UI, Ahmad Gamal S.Ars., M.Si., MUP., Ph.D., ini tidak hanya memperkuat sinergi UI dengan Kabupaten Ende, tapi juga momentum bagi UI dalam mendampingi daerah dengan julukan Bumi Pancasila tersebut dalam menghadirkan solusi nyata seperti peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, pengembangan ekonomi dan pariwisata, serta pemberdayaan sosial.
Dalam sambutannya, Plh. Rektor UI menyambut baik kedatangan Bupati Ende beserta jajaran, dan menyampaikan keterbukaan UI untuk mendampingi Kabupaten Ende dalam akselerasi pembangunan daerahnya, serta mengundang talenta terbaik Ende untuk berstudi di UI.
“Universitas Indonesia mengundang putra-putri terbaik Ende untuk menempuh pendidikan di UI. Kami juga berharap Pemkab Ende dapat mengidentifikasi sektor-sektor yang membutuhkan intervensi pengabdian masyarakat, sehingga kerja sama ini bisa segera ditindaklanjuti secara konkret, dengan mengirimkan pakar-pakar terbaik kami mendampingi pembangunan daerah Kabupaten Ende,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Badeoda menekankan bahwa Ende membuka pintu seluas-luasnya bagi kemitraan dengan UI. “Kabupaten Ende sering bermitra dengan universitas, dan kami sangat membutuhkan pendampingan dari UI dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, pengembangan pariwisata, hingga penataan wilayah dan smart city. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu memperkuat kapasitas daerah sekaligus mengoptimalkan potensi lokal yang kami miliki,” ujarnya.
Adapun dalam agenda ini, UI dan Bupati Ende beserta jajaran mendiskusikan dengan intensif berbagai bidang yang dapat diintervensi lewat program pengabdian masyarakat UI. Dalam bidang penelitian dan pengabdian, misalnya, UI berikhtiar melanjutkan intervensi sosial secara holistik dalam hal pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang sebelumnya telah dijajaki tahun 2025 lalu.
Di bidang penguatan ekonomi dan pemberdayaan sosial, Pemkab Ende mengharapkan pendampingan UI dalam penyusunan naskah akademik sebagai landasan hukum pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pasar, optimalisasi sektor pertanian, dan penguatan sektor pariwisata.
Kedua belah pihak juga mengupayakan agar UI melalui RSUI dapat berkolaborasi meningkatkan kualitas sektor kesehatan dengan penguatan kapasitas SDM dan institusi rumah sakit daerah di Kabupaten Ende. Selain itu, kedua belah pihak juga menyoroti pentingnya penanggulangan HIV di Ende. Dalam dua decade terakhir, tercatat ada 170 ODHIV di kabupaten yang terletak di tengah Pulau Flores tersebut.
Sebagai tindak lanjut, UI dan Pemkab Ende sepakat untuk menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) yang menjadi dasar dari kolaborasi strategis kedua belah pihak, sekaligus sebagai langkah awal dalam upaya konkret sinergi UI dan Pemkab Ende mengakselerasi pembangunan daerah yang pernah menjadi lokasi pengasingan proklamator Bung Karno pada 1934-1938 tersebut.
Turut hadir dalam agenda ini Wakil Rektor UI Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa dan Alumni, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si., Kepala Badan Manajemen Resiko dan Kepatuhan, Prof. Dr. Rizal E. Halim S.E., M.E., Direktur Manajemen Risiko, Transformasi Budaya dan Tata Kelola, Sri Haryanto, S.H., M.H., Direktur Pengawasan dan Audit Internal, Belvia Harmayanto, SE., M.S.M., CA,RNA, FCPA., Plh. Dekan FISIP UI, Dr. Hendriyani, S.Sos., M.Si., dan Ketua Tim Peneliti FISIP UI untuk Kabupaten Ende, Dr. Annisah, M.Kesos.
Sebagai daerah dengan aspek historis penting, di mana Bung Karno pada masa pengasingannya merumuskan Pancasila, Kabupaten Ende memiliki makna nasional yang kuat. Kolaborasi UI dengan Ende menjadi penegas bahwa UI merupakan perguruan tinggi nasional yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi ini memperkuat komitmen UI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat), sekaligus memperluas kontribusi UI sebagai mitra strategis pembangunan daerah di seluruh Indonesia.






